Rabu, 31 Maret 2010

The Stranger


This is my home or not? This is my office or not? This is my world or not?
They are my friends or not? They are person who I know or not? They are my enemies or not?

I think i know them, but not. I think I know this, but not. I think I know, but not.
Know nothing.

Everything looks absurd, imaginative and unreal.
Everywhere I go, makes me lost.
Everybody I meet, just like a stranger.
Or am I the stranger one? so confusing.

Near but far.
So many but not close enough.
Love but hate.
Silence in the crowd.

Banjarmasin, 30 Maret 2010

Senin, 08 Maret 2010

He is Just Not That Into You By : Greg Behrendt


"Seorang pria tidak benar-benar mencintai anda kalau dia tidak pernah berusaha untuk mendekati, menarik perhatian, menghubungi, menelpon, mengajak keluar dll yang menunjukan ketertarikannya kepada anda. Seorang pria tidak benar-benar mencintai anda kalau dia tidak mau menikahi anda atau dia berselingkuh".

Wanita sering mengalami kebimbangan untuk mengetahui perasaan pria terhadapnya. Kedekatan, kebersamaan, flirting, kata-kata basi, gombal, perhatian, etc. Tapi setelah beberapa waktu tidak juga ada kepastian. HTS. Hubungan Tanpa Status. TTM. Teman Tapi Mesra. Pertanyaan itu muncul bertubi "cintakah dia padaku?".

Dalam buku ini, Greg menuliskan jawabannya dari sudut pandang pria. Jawaban yang terus terang, apa adanya hingga kadang menyakitkan. Menohok. Kebenaran memang terkadang menyakitkan. Tapi itu jauh lebih baik daripada terjebak dalam jutaan dalih, Gede Rasa (GR), alasan, prasangka yang ujung-ujungnya menjadi ketidakpastian. Karena sudah jadi kebiasaan buruk kaum wanita untuk mudah tersanjung dan gede rasa kalau ada seorang pria yang memperhatikannya. Lantas mulai menanam prasangka, dalih dan sejuta alasan lainnya.

Menurutnya, pria itu simple. kalau seorang pria jatuh cinta, dia akan melakukan apapun untuk menunjukkan perasaannya & untuk mendapatkan wanita tersebut. Dalih-dalih terlalu sibuk, tidak ingin merusak persahabatan, tidak ingin menyakiti, belum siap, kamu adalah wanita terbaik yang pernah ia kenal, etc itu hanyalah kalimat lain dari "he is just not that into you". Dia tidak benar-benar mencintai anda.

Jadi ketika ada seorang pria yang mendekati anda, belum tentu ia jatuh cinta pada anda. Bisa jadi ia hanya ingin bersahabat dengan anda. Ketika ada pria yang mengobral rayuan dan kata-kata basi : “sayang, cinta, honey, dear, etc”, itu tidak berarti pria itu benar-benar mencintai anda. Bisa jadi karena ia hanya tertarik pada kelebihan yang anda miliki. Pria itu terlalu pengecut untuk mengatakan hal yang sebenarnya pada anda. Pria lebih baik jatuh ke dalam sumur daripada harus mengatakan kalau ia tidak tertarik pada anda. "He is just not that into you"

So girls, be realistic. Jangan pernah buang-buang waktu, pikiran, energi & hati anda untuk pria yang tidak benar-benar mencintai anda. Anda terlalu berharga. Anda luar biasa. Kalau ia tidak benar-benar mencintai anda, anggap aja ia yang rugi. Percaya dech, ada seseorang di luar sana yang selalu menatap anda dan menanti cinta anda.


PS: buku yang tepat di saat yang tepat.

Kamis, 04 Maret 2010

Jangan Diam


Bicaralah, jangan kau diam.
Katakanlah, asal tak diam.
Jelaskanlah, dan jangan bungkam.

Beribu tanya menggantung.
Berjuta prasangka masih melayang.
Menanti sebuah titik terang.
Tapi kau tetap bungkam.

Pengecutkah kau? hingga tak berani hadapi kenyataan?
Naifkah kau? hingga tak jua mengerti semua pertanyaan?
Licikkah kau? Pandai mengeles mencari alasan?

Ataukah hanya aku yang telah salah pada paham?
Ternyata batas antara kebodohan dan kecerdikan itu terlalu tipis.
Penasaran.
Tapi sudahlah karena tanya sekarang sudah di makam.


Palangkaraya, 3 Maret 2010