Senin, 07 Maret 2011

Kupu-kupu Itu

Jika waktu adalah kupu-kupu, sudah lelah hatinya melanglang setiap sudut bumi. Sampai waktunya untuk berhenti. Dia menyadari kalau tidak semua cinta layak diperjuangkan.

Kupu-kupu yang tadinya indah itu lama-lama layu. Terlalu letih untuk terbang tinggi. terlalu banyak kepakan sia-sia. Dihargai hanya dengan sebuah hampa. Angin lalu dan tak berharga. Layu, lantas mati.

RIP. Kupu-kupu itu telah mati. Tapi ia bahagia. Karena kamatian telah membuatnya menemukan surga. Tiada lagi sakit, air mata ataupun amarah.

Dan kini, hanya taman yang tertinggal dalam hampa. Kering tak berwarna. Untungnya.. masih tersisa kupu-kupu kecil di sana. Yang akan mngepakkan sayapnya dengan lebih indah. Dan yang akan belajar untuk tidak mengepakkan sayap dengan sia - sia.

Kupu-kupu kecil terbanglah, indahkan lagi dunia. Jangan pernah bosan dan putus asa. Percayalah, suatu saat akan tiba waktunya. Kan kau peroleh surga tanpa harus terlebih dahulu menutup mata. Terbanglah, kepakkan sayapmu. Dan tumbuhlah lebih indah  :)

Balikpapan, 7 Maret 2011

Minggu, 06 Maret 2011

Do You believe with Karma? I Do


Kebohongan, apapun alasannya tetaplah sebuah kebohongan.
Kepalsuan, apapun topeng dan bentuknya tetaplah sebuah kepalsuan.
Penipuan, apapun dalih dan caranya tetaplah sebuah penipuan.

Dan seburuk-buruknya penipu adalah yang tidak pernah menyadari perbuatannya apalagi untuk meminta maaf.

Karena dosa kepada Tuhan bisa langsung meminta maaf pada-NYA. Tetapi, dosa kepada sesama manusia hanya bisa dimaafkan oleh manusia.

Tuhan memang Maha Pengasih dan Pengampun. Tetapi apakah semua manusia bisa? Apalagi kalau itu sudah menyangkut harga diri..
Manusia bukanlah Tuhan..
Memaafkan tidak berarti melupakan, tetapi hanya belajar berdamai dengan keadaan...

Percayalah, kalau karma itu ada dan berlaku. Kebaikan akan mendatangkan kebaikan. Keburukan akan dibalas dengan keburukan. Mungkin tidak sekarang, saat ini. Tetapi nanti dan itu pasti.

Mulai perbaiki diri. Jangan pernah menyakiti, kalau tidak ingin disakiti. Jangan pernah merendahkan orang, kalau tidak ingin direndahkan. Jangan pernah menipu kalau tidak mau ditipu, etc

*instrospeksi*

Balikpapan, 6 Maret 2011

Kunanti Kau di.. Galaksi Cinta


Lelah berkelana di antariksa raya. Letih mencari di ribuan galaksi. Di antara milyaran bintang dan ribuan galaksi, di manakah dirimu bersembunyi?

Apakah kau ada di dekatku di Bimasakti? Di Andromeda, Pegasus atau Sagitarius? atau di Orion, Scorpio atau Libra? Virgo, Lyra atau Vella?

Tak harus bintang yang paling terang. Cukup sebuah bintang yang mampu membuatku teduh. Tak butuh bintang yang mengikuti ke manapun aku pergi. Tapi sebuah bintang yang membuatku nyaman untuk kembali. Bukan bintang yang sempurna. Cukup bintang yang membuat hidupku terasa sempurna hanya dengan kehadirannya. Sebuah bintang yang akan meminjamiku pundak dan tangannya ketika aku jatuh. Sebuah bintang yang akan meminjamkan telinganya ketika aku ingin berkeluh kesah. Bukan bintang yang malah berbalik arah dan memberiku punggung di saat aku sangat lemah. Dan bahkan malah menaruh curiga dan prasangka.

Aku menantikan jiwaku yang terbelah sejak lama. Bersama jutaan jiwa lain yang juga sedang melakukan hal yang sama. Bersemedi, bertafakur, membentuk saf dan bertawaf dalam lingkaran purba. Ku nanti kamu di.. Galaksi Cinta.

(inspired from Galaksi Kinanthi by: Tasaro)
Balikpapan, 6 Maret 2011