Minggu, 06 Maret 2011

Do You believe with Karma? I Do


Kebohongan, apapun alasannya tetaplah sebuah kebohongan.
Kepalsuan, apapun topeng dan bentuknya tetaplah sebuah kepalsuan.
Penipuan, apapun dalih dan caranya tetaplah sebuah penipuan.

Dan seburuk-buruknya penipu adalah yang tidak pernah menyadari perbuatannya apalagi untuk meminta maaf.

Karena dosa kepada Tuhan bisa langsung meminta maaf pada-NYA. Tetapi, dosa kepada sesama manusia hanya bisa dimaafkan oleh manusia.

Tuhan memang Maha Pengasih dan Pengampun. Tetapi apakah semua manusia bisa? Apalagi kalau itu sudah menyangkut harga diri..
Manusia bukanlah Tuhan..
Memaafkan tidak berarti melupakan, tetapi hanya belajar berdamai dengan keadaan...

Percayalah, kalau karma itu ada dan berlaku. Kebaikan akan mendatangkan kebaikan. Keburukan akan dibalas dengan keburukan. Mungkin tidak sekarang, saat ini. Tetapi nanti dan itu pasti.

Mulai perbaiki diri. Jangan pernah menyakiti, kalau tidak ingin disakiti. Jangan pernah merendahkan orang, kalau tidak ingin direndahkan. Jangan pernah menipu kalau tidak mau ditipu, etc

*instrospeksi*

Balikpapan, 6 Maret 2011

0 komentar:

Posting Komentar