Kamis, 28 Juni 2012

Gembel Traveller. Day 8. Take a Break after Sun and Sea at Krabi Town



Pagi hari kami habiskan dengan berleyeh-leyeh di pantai. Saya membayangkan suara musik dan seandainya ada matras, mungkin saya akan latihan yoga di tempat. Menikmati keindahan alam dan suasana damai yang sayangnya belum mampu kami abadikan melalui photo secara sempurna. Jadi yang bisa kami lakukan adalah menikmatinya untuk disimpan di dalam memori, di dalam hati dan memori.

Baru pada pukul 10 pagi minivan menjemput kami untuk kembali ke Krabi. Di dalam minivan ada beberapa penumpang lain selain kami, semuanya bule. Dan semuanya gosong dengan kulit merah. Semuanya terlihat bahagia dan bangga dengan warna kulitnya.

Kami sampai di Krabi Town sekitar jam 1 siang. Kami memutuskan berjalan-jalan di Krabi town sebelum kembali ke Ao Nang. Kami mengujungi Wat Kao Museum, Krabi Contemporary Art Museum, Kaewkorawaram Temple dan tugu kepiting. Nama kota Krabi ternyata berasal dari Kepiting = Crab. Entah kenapa kota ini dinamakan demikian, yang pasti ada kaitannya dengan kepiting *ngasal.com*.

Berkeliling kota Krabi Town ini adalah salah satu cara kami ‘break’ sejenak dari berlaut ria. Untuk menghindari kejenuhan karena sudah beberapa hari kami terus main di laut. Di krabi town ini juga kami menemukan sup iga ala Thailand yang maknyus banget. Segernya poll. Padahal kami hanya makan di warung pinggir jalan biasa (bukan restoran). Harganya pun murah. Dalam hal makanan dan harga ini, I love Thailand.
Sore menjelang, kami akhirnya kembali ke hotel di Ao Nang untuk (lagi-lagi) bersantai. Di hotel tempat kami menginap ada fasilitas kolam renang dan tempat gym. Jadi kita bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas ini di waktu senggang. Bayangkan bagaimana rasanya berenang di kolam renang yang tepat ada di bawah tebing dengan latar belakang suara alam. Ajib ….

0 komentar:

Poskan Komentar