Kamis, 18 November 2010

Benih Tak Bernama


Halo..kenalkan aku adalah benih yang masih tak bernama. Aku masih sangat mudan dan rawan celaka. Aku masih tak tahu akan jadi apa dan seperti apa. Agar kamu tahu, aku sangatlah sensitif dan perasa. Aku bisa cepat tumbuh subur, atau sebaliknya dalam sekejap bisa layu lantas mati.

Inangku juga masih tak tahu aku ini apa dan seperti apa. Hingga ia masih tak bisa menjawab tanya. Hingga ia ragu harus berbuat apa. Karena jawabnya masih tiada. Semua absurd dan serba tak nyata.

Aku ingin tumbuh, besar dan menunjukkan diri pada dunia. Aku tak sabar ingin melihat wajah-wajah bahagia mereka. Yang tak lagi dihantui praduga dan tanya. Aku ingin mereka tersenyum bahagia karena tahu aku ini apa sebenarnya.

Untuk tumbuh besar, aku butuh niat dan kemauan dari mereka berdua. Tak hanya sebelah pihak saja. Karena kalau seperti itu, akan percuma saja. Aku juga butuh kesabaran dan ketulusan hati ‘tuk menunggu aku tumbuh dan mewujudkan diri. Tak lupa aku juga butuh kebesaran hati. Agar mereka bisa menerima apapun yang terjadi. Misalnya saja, aku tak tumbuh dan jadi seperti yang mereka mau.

Bagaimanapun, aku mohon beri aku kesempatan untuk tumbuh. Jangan cabuti sedari dini. Jangan dibunuhi hingga mati. Karena kalau begitu kalian takkan pernah tahu akan jadi apakah aku nanti.

Balikpapan, 18 November 2010

0 komentar:

Posting Komentar