Jumat, 15 Oktober 2010

Kata


Kata. Lisan. Lidah lebih tajam daripada pisau. Kalau sekarang, pena dan tulisan yang lebih tajam daripada pedang. Satu kata, bisa memiliki banyak arti. Satu kata, juga bisa disalah fahami. Apalagi kumpulan kata yang hanya tertulis. Bisa bermakna ganda. Karena kita tak bisa bertatap muka, menatap mata. Adakah kejujuran dan ketulusan di sana?
Ambiguitas. Salah paham. Salah sangka. Salah kira. Terrsedak. Tertawa terbahak. Terus miris hingga teriris. 

Ternyata, tak selamanya kejujuran itu mendatangkan kbaikan. Tak selamanya keterbukaan berbuah manis.
Beberapa pelajaran berharga yang kudapat hari ini. "Think before you speak. Think before you wrote n sent them to the others"

Dan kudapati, kalau aku memang salah. Dan aku mengakuinya dengan lapang dada. Baru tersadar, kalau bisa jadi ini yang kesekian kalinya terjadi tanpa pernah kusadari. Tertutupi ego dan penilaian sendiri.

Hanya kata maaf yang bisa terucap. Ketika yang lain jadi tak bernilai. Hanya satu kata "maaf"di dalam hati. Aku bertekad tuk tdk mengulang hal yang sama lagi.

Balikpapan, 15 Oktober 2010

0 komentar:

Poskan Komentar